Fakultas Pertanian dan Peternakan UMB Gelar Kuliah Umum Dampak Bencana Hidrometeorologi terhadap Produksi Pertanian
Fakultas Pertanian dan Peternakan (FPP) Universitas Muhammadiyah Bengkulu (UMB) menyelenggarakan Kuliah Umum bertema “Dampak Bencana Hidrometeorologi terhadap Produksi Pertanian dan Peternakan di Provinsi Bengkulu” pada Jumat, 30 Januari 2026. Kegiatan ini dilaksanakan secara daring melalui platform Zoom Meeting dan diikuti oleh mahasiswa, dosen, serta peserta dari kalangan akademisi dan praktisi di bidang pertanian dan peternakan.

Kuliah umum ini menghadirkan narasumber utama Prof. Dr. Abdul Hamid, M.P., Peneliti Utama Kebijakan Publik Bidang Lingkungan dari Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN). Dalam pemaparannya, narasumber menjelaskan secara komprehensif berbagai bentuk bencana hidrometeorologi seperti banjir, kekeringan, dan cuaca ekstrem, serta dampaknya terhadap produktivitas sektor pertanian dan peternakan, khususnya di wilayah Provinsi Bengkulu.
Prof. Abdul Hamid juga menekankan pentingnya pemahaman risiko bencana, strategi mitigasi, serta upaya adaptasi yang perlu dilakukan oleh pelaku usaha pertanian dan peternakan. Menurutnya, penguatan kapasitas sumber daya manusia dan pemanfaatan data serta riset menjadi kunci dalam menjaga keberlanjutan sektor pertanian di tengah tantangan perubahan iklim.
Kegiatan kuliah umum ini dibuka oleh Dekan Fakultas Pertanian dan Peternakan UMB, Dr. Novitri Kurniati, S.P., M.P. Dalam sambutannya, beliau menyampaikan bahwa kuliah umum ini merupakan bagian dari upaya fakultas untuk memperkaya wawasan mahasiswa terhadap isu-isu aktual yang relevan dengan kondisi daerah. Ia berharap kegiatan ini dapat menjadi bekal akademik dan praktis bagi mahasiswa dalam menghadapi permasalahan nyata di lapangan.

Kuliah umum dimoderatori oleh Suliasih, S.Pt., M.Si., yang memandu jalannya diskusi secara interaktif. Antusiasme peserta terlihat dari sesi tanya jawab yang berlangsung aktif, dengan berbagai pertanyaan terkait dampak bencana, kebijakan publik, serta solusi aplikatif di sektor pertanian dan peternakan.
Melalui kegiatan ini, peserta diharapkan mampu memahami secara lebih mendalam dampak bencana hidrometeorologi, meningkatkan kesadaran akan pentingnya mitigasi dan adaptasi bencana, serta memperoleh pengetahuan praktis untuk menjaga keberlanjutan usaha pertanian dan peternakan. Selain itu, peserta yang mengikuti kegiatan ini juga mendapatkan sertifikat Kuliah Umum sebagai bentuk apresiasi atas partisipasi mereka.
Kegiatan kuliah umum ini menjadi salah satu bentuk komitmen Fakultas Pertanian dan Peternakan Universitas Muhammadiyah Bengkulu dalam mendukung pengembangan ilmu pengetahuan, peningkatan kualitas sumber daya manusia, serta kontribusi nyata bagi pembangunan pertanian yang berkelanjutan di Provinsi Bengkulu.
